Tanggung Jawab Lingkungan Menggunakan RKL & RPL

Sebagai bentuk konkrit tanggung jawab terhadap kemungkinan dampak negatif dari kegiatan pemanfaatan hasil hutan, PT. Wijaya Sentosa telah melakukan studi lingkungan dan menyusun dokumen Rencana Pengelolaan Lingkungan (RKL) dan Rencana Pemantauan Lingkungan (RPL). Dokumen tersebut menjadi panduan bagi pelaksana lapangan untuk melakukan kegiatan monitoring setiap tiga sampai enam bulan sekali terhadap dampak negatif terutama di daerah-daerah yang tergolong kritis yang kemudian akan dilanjutkan kegiatan pengelolaannya sesuai dengan kebutuhan riil atau hasil analisis di lapangan.

Langkah-langkah praktis untuk menjaga dan melestarikan kualitas lingkungan dan sistem ekologi hutan alam yang meliputi biotik: tanaman, hewan, burung dan organisme hidup lainnya serta faktor abiotik seperti tanah dan air. Bentuk-bentuk Rencana Kelola Lingkungan (RKL) untuk memperkecil/mengurangi dampak negatif yang disebabkan oleh kegiatan operasional antara lain :

  1. Penerapan Reduced Impact logging (RIL) atau penebangan ramah lingkungan
  2. Melakukan tindakan konservasi tanah dan air untuk mengurangi tingkat erosi dan sedimentasi
  3. Penanaman areal kosong dan tidak produktif untuk memelihara tanah dari erosi juga untuk pengayaan jenis
  4. Tindakan pengelolaan dan pemantauan keanekaragaman hayati jenis tumbuhan dan satwa yang tergolong langka, hampir punah, endemik dan jenis-jenis yang dilindungi yang didahului oleh studi tentang Kawasan Bernilai Konservasi Tinggi (High Conservation Value Forest)
  5. Memantau Kualitas air sungai melalui pengukuran dan analisa kualitas sampel air sungai di laboratorium yang dilakukan setiap tahun.

Terlampir beberapa laporan Tanggung Jawab Lingkungan yang sudah dilakukan antara lain :