Sistem Silvikultur

PT. Wijaya Sentosa menerapkan sistem silvikultur  Tebang Pilih Tanam Indonesia yang merupakan sistem silvikultur yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Indonesia terhadap hutan alam.  Beberapa jenis komesial yang kami panen di antaranya lain jenis Matoa ( Matoa sp), Bintangur ( Callophilum inophilum), Merbau (Instia bijuga), Mersawa (Anisoptera kurtisii) dan masih cukup banyak jenis-jenis lainnya.

Karena pohon yang dipanen adalah yang berdiameter  > 40 Cm untuk kawasan Hutan Produksi dan diameter > 50 Cm untuk kawasan Hutan Produksi Terbatas, maka terhadap jenis-jenis komersial yang berdiameter di bawahnya merupakan jenis yang harus dilakukan pembinaan hutan yang diharapkan akan menjadi tegakan berikutnya yang layak ditebang pada periode berikutnya. Terhadap tegakan tinggal pasca tebangan yang terdapat kekurangan permudaan atau tanah kosong yang disiapkan sebagai kawasan produktif perlu dilakukan kegiatan penanaman pengkayaan (enrichment planting) atau penanaman. Jenis-jenis yang ditanam dalam kegiatan penanaman pengkayaan maupun penanaman tanah kosong dipilih dari jenis setempat yang memiliki nilai ekonomi tinggi dengan tetap memperhatikan keanekaragaman jenis sehingga kondisi dan dinamika jenis-jenis tersebut sejauh mungkin dapat dipertahankan.

Dokumentasi Uji Coba EPI (Enrichment Planting Intensive)

Kunjungan Lapang Staff Ahli SILIN (Silvikultur Intensif) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.