PRA (Participatory Rural Appraisal)

PT.Wijaya Sentosa menyadari sepenuhnya bahwa didalam dan sekitar areal kerjanya terdapat kampung-kampung masyarakat adat yang harus diakui dan dihormati hak-hak traditionalnya sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku guna membangun hubungan yang harmonis dan sinergis dengan masyarakat setempat. Berdasar pertimbangan tersebut maka upaya memperoleh database masyarakat melalui metode PRA (Participatory Rural Appraisal) sebagai bahan untuk menyusun perencanaan program kelola sosial menjadi sangat penting. Untuk itu diperlukan sebuah survei sosial (Social Baseline) berbasis PRA dikampung-kampung didalam dan sekitar areal kerja PT. Wijaya Sentosa, salah satunya di kampung Dusner, Distrik Kuri Wamesa, Kabupaten Teluk Wondama, Provinsi Papua Barat.

A. Tujuan PRA

  • Mengetahui potensi dan permasalahan yang ada di kampung dusner.
  • Menggali kebutuhan masyarakat sesuai dengan permasalahan yang ada dan menyusun program untuk mengatasi permasalahan tersebut secara partisipatif
  • Mendapatkan data dan informasi yang representatif mengenai kondisi kampung dusner yang dapat dijadikan dasar dalam penyusunan program kelola sosial.
  • Menyiapkan sebagian data sosial ekonomi dan budaya masyarakat yang dapat digunakan sebagai salah satu bahan dalam penyusunan rencana kerja pengeloaan hutan produksi secara lestari.

B.Manfaat PRA

1.1 Bagi Masyarakat :

  • Merupakan pembelajaran untuk menggali potensi dan merumuskan masalah yang ada di kampung Dusner.
  • Dapat merumuskan berbagai permasalahan dan upaya pemecahannya secara mandiri

1.2 Bagi Unit Pengelola Hutan

  • Membantu Unit Pengelola Hutan memahami kondisi dan pandangan masyarakat mengenai situasi, potensi dan permasalahan yang dihadapi masyarakat yang bersangkutan.
  • Mendapatkan data dan informasi yang dapat digunakan sebagai bahan penyusunan program kelola sosial.
  • Membantu Unit Pengelola Hutan untuk menjalin hubungan yang lebih harmonis dengan masyarakat.

SIA (Social Impact Assessment)

Dengan pelaksanaan penilaian dampak sosial diharapkan PT. Wijaya Sentosa memperoleh database sosial yang lebih lengkap dan dampak sosial dari kegiatan pengelolaan hutan, sebagai masukan bagi perusahaan untuk perbaikan pengelolaan hutan yang berdampak sosial, sehingga dampak positif kegiatan perusahaan dapat dijaga dan ditingkatkan serta dampak negatif dapat dicegah dan/atau diminimalkan.

A. Tujuan SIA

  • Melaksanakan penilaian dampak sosial kegiatan perusahaan dikampung-kampung sekitar areal kerja IUPHHK PT.Wijaya Sentosa.
  • Mengetahui dampak dan manfaat sosial, ekonomi dan budaya atas keberadaan perusahaan bagi kehidupan masyarakat kampung didalam dan sekitar hutan.
  • Menyusun rekomendasi rencana monitoring dan evaluasi dampak sosial.

B. Manfaat SIA

1.1 Bagi Perusahaan

  • Mendapatkan data dan informasi terkini mengenai kondisi sosial ekonomi dan budaya masyarakat di dalam dan sekitar areal IUPHHK.
  • Mengetahui dampak sosial yang terjadi kegiatan IUPHHK, baik dampak positif maupun dampak negatif, sebagai bahan masukan untuk memperbaiki kegiatan perusahaan yang menimbulkan dampak sosial.
  • Sarana pengembangan hubungan yang harmonis antara perusahaan dengan masyarakat di sekitar areal IUPHHK.

1.2 Bagi Masyarakat Setempat

  • Sebagai sarana bagi masyarakat untuk berpatisipasi dalam pemantauan dan penilaian dampak sosial kegiatan perusahaan.
  • Sebagai sarana untuk mengetahui perubahan lingkungan di wilayahnya secara periodik sehingga dapat memanfaatkan peluang yang ada dan/atau menghindari kerugian yang akan terjadi.

1.3 Bagi Pemerintah/Pemerintah Daerah

  • Sebagai bahan masukan untuk pelaksanaan pemantauan lingkungan secara periodik berkaitan dengan kegiatan IUPHHK PT.Wijaya Sentosa.
  • Sebagai bahan informasi terkini mengenai kegiatan IUPHHK PT. Wijaya Sentosa berserta dampaknya pada lingkungan hidup, khususnya pada komponen sosial ekonomi dan budaya masyarakat.