Perencanaan Hutan

Kami sangat menyadari bahwa untuk menjamin terlaksananya pemanfaatan hutan yang baik dan lestari maka diperlukan sistem perencanaan hutan yang baik pula. Untuk itu PT. Wijaya Sentosa menyusun kegiatan perencanaan yang terdiri atas perencanaan jangka panjang periode sepuluh tahun dan perencanaan jangka pendek dengan periode setiap tahun. Perencanaan Jangka Panjang diawali dengan kegiatan IHMB (Inventarisasi Hutan Menyeluruh Berkala) guna memperoleh gambaran menyeluruh tentang potensi hutan. Hasil IHMB menjadi dasar dalam penyusunan Rencana Kerja Usaha (RKU) Sepuluh Tahunan. Kami telah melaksanakan IHMB pada tahun 2013 dan implementasi hasil IHMB telah dibuat Dokumen RKU 10 tahun (periode 2013 – 2022 ) yg telah disahkan oleh Kementerian Kehutanan No.: SK.46/BUHA-2/2013 tanggal 18 Oktober 2013. Kemudian pada tahun 2016 telah dilakukan revisi RKU dan telah disahkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan No. SK.2048/MenLHK-PHPL/UHP/HPL.1/5/2016. Revisi dilakukan sebagai upaya untuk menjaga area bernilai konservasi tinggi (NKT) dan menjamin keseimbangan rasional antara kepentingan konservasi dan produksi.

Ketika PT. Wijaya Sentosa berkomitmen untuk menerapkan pula system SFM skema FSC selain skema PHPL, maka dari dokumen RKU yang telah memperoleh pengesahan dari Kementerian Kehutanan serta dari hasil studi High Conservation Value Forest (HCVF) dan Participatory Rural Appraisal (PRA)/ Social Impact Assessment (SIA), pihak perusahaan telah menyusun pula dokumen Management Plan sebagaimana disyaratkan dalam prinsip  FSC.

Perencanaan jangka pendek yang disusun setahun sekali berdasarkan hasil Inventarisasi Tegakan Sebelum Penebangan (ITSP) terhadap blok/petak-petak tebangan yang telah ditetapkan dalam RKU sepuluh tahun dan Management Plan. ITSP merupakan inventarisasi jenis pohon dengan intensitas 100 % disertai dengan survey topografi. Berbagai alat bantu sebagai dasar kegiatan ITSP telah digunakan seperti Peta Citra Landsat, peta topografi skala makro, GPS. Hasil ITSP diolah dengan bantuan teknologi informasi geografis oleh tenaga kerja yg kompeten yang menghasilkan peta sebaran pohon dan garis Kontur dengan skala 1 : 1.000. Untuk peta Citra Landsat telah menggunakan citra terbaru liputan tanggal 6 Februari 2018, 5 Juni 2018, dan 10 Oktober 2018, dan telah disahkan oleh Dirjen IPSDH No. S.51/IPSDH/PSDH/PLA.1/1/2019 pada tanggal 28 Januari 2019.