SUMBER DAYA MANUSIA DAN K3

A.Tenaga Kerja

Terdapat beberapa jenis kerja di sektor formal yang terbuka di kampung-kampung sekitar areal industri PT. Sinar Wijaya Plywood Industries, dimana yang paling dominan adalah sebagai tenaga kerja diperusahaan yaitu sebanyak 1902 orang (maret 2011) dan sebagian kecil sebagai pegawai negeri sipil atau honorer di berbagai instansi pemerintah, seperti kantor listrik, puskesmas, sekolah tk sampai SMA, dan pegawai swasta di sekolah swasta dan bank (BRI), yakni sekitar 153 orang. 

Dalam periode juli 2010 - april 2011 jumlah tenaga kerja PT.Sinar Wijaya Plywood Industries keluar/PHK tercatat 609 orang atau rata-rata 61 orang perbulan, sedangkan karyawan baru yang diterima masuk sebanyak 830 orang atau rata-rata 83 orang per bulan.

Tenaga Kerja PT.Sinar Wijaya Plywood Industries berasal dari berbagai daerah, seperti papua dan sekitarnya dan tenaga kerja pendatang dari daerah lain. Berdasarkan data tenaga kerja PT. Sinar Wijaya Plywood Industries yang dirinci menurut daerah asal sampai dengan bulan maret 2011, tercatat sebanyak 907 orang berasal dari daerah papua dan sekitarnya atau sekitar 47.7% dari total tenaga kerja, dengan rincian 394 orang (20,7%) dari papua dan 462 orang (27,0 %) dari Maluku, dan selebihnya 995 orang atau 52,3% merupakan tenaga kerja dari Jawa, Sulawesi, Sumatra, dan daerah lain.

Dibandingkan dengan tahun 2009 dan 2010, dari segi jumlah tenaga kerja asal papua dan sekitarnya cenderung bertambah tetapi dari segi persentase terhadap total tenaga kerja cenderung berkurang. Pada desember 2009, jumlah tenaga kerja yang berasal dari papua dan sekitarnya tercatat sebanyak 771 orang atau 56.6% dari total tenaga kerja pada saat itu (1363 orang), dan pada desember 2010n sebanyak 804 orang atau 49.0% dari total tenaga kerja pada saat itu (1642 orang).

B.Keselamatan dan Kesehatan Kerja

Upaya pengelolaan lingkungan untuk parameter keselamatan dan kesehatan kerja (K3) adalah sebagai berikut :

  • Menyediakan personil perusahaan yang memiliki keahlian dalam bidang keselamatan dan kesehatan kerja.
  • Melakukan pengolahan bahan baku air bersih dalam water treatment sebelum digunakan untuk berbagai kepentingan, khususnya untuk air minum karyawan.
  • Melaksanakan pelatihan/inhouse training keamanan dan keselamatan kerja kepada karyawan pada semua bagian, terutama pada bagian plymill, sawmill, glue plant, log yard, pengapalan, transportasi darat dan laut, peralatan, security, dan bangunan
  • Melaksanakan sosialisasi secara terus menerus mengenai pentingnya menjaga keselamatan dan kesehatan kerja, prosedur tetap penanganan kecelakaan dan keluhan sakit, melalui berbagai media/cara, seperti spanduk, pamflet, papan pengumuman, pertemuan/pengarahan, dan lain-lain.
  • Menyediakan berbagai perlengkapan keamanan dan keselamatan kerja untuk digunakan karyawan, seperti pemadam kebakaran, pakaian kerja, masker, dan lain-lain.
  • Menyediakan sarana kesehatan yang dilengkapi dengan tenaga media serta peralatan dan obat-obatan yang memadai.
  • Memberikan pelayanan kesehatan kepada karyawan secara optimal sesuai dengan ketentuan dalam kesepakatan kerja bersama (KKB) dan kemampuan perusahaan.
  • menjaga keamanan dan kesehatan lingkungan kerja dan lingkungan pemukiman karyawan serta lingkungan industri secara keseluruhan.
  • Melaksanakan penyuluhan secara periodik mengenai penyakit-penyakit yang sering diderita oleh karyawan dan keluarganya, seperti malaria, ISPA, penyakit jaringan otot, diare, dan sebagainya.
  • Bekerja sama dengan institusi kesehatan setempat, terutama puskesmas dawai dan rumah sakit di serui.